Tampilkan postingan dengan label Review Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Film. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2020

Frozen 2

Kapan hari itu diajak anak-anak nonton Frozen 2, nurut lah Ibun ya, secara setua ini pun masih suka film princess-princessan🤭
Dulu tahun 2013-an nonton Frozen yang pertama lewat leptop, sekarang kesampaian nonton di bioskop (maklum, bioskopnya jauh)😁
Frozen 2 masih di gawangi oleh pemain yang sama. Ada Idina Menzel sebagai Elsa, Kristen Bell sebagai Ana, Josh Gad sebagai Olaf, Jonathan Groff sebagai Kristoff, jadi suaranya masih familiar di telinga penonton Frozen sebelumnya. Cerita Frozen 2 ini berkisar tentang ke empat tokoh itu utamanya, oh, tambah Sven si rusa jadi lima lah. Tapi sungguh, film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Luar biasa! Mau tak tulis sejak nonton dulu kok gak kesampaian terus.

Film animasi yang sutradarai Chris Buck dan Jennifer Lee ini masih buatan Disney. Yang bikin berkesan di hati saya adalah ceritanya dan humor receh yang diselipkan di dalamnya. Kenapa yang sekarang humornya receh bukan konyol lagi? Mungkin, sesuai dengan tahun release-nya, 7 tahun setelah Frozen pertama, tentunya penonton setianya pun sudah bertambah usianya, meski penonton baru pun banyak. Maka, cerita yang disuguhkan pun tentang proses bertumbuh dewasa antara Ana dan Elsa. Kisah cinta ringan Ana dan Kristoff yang dibumbui pertengkaran khas cowok-cewek, bahkan Olaf pun bertumbuh dewasa. Hal itu dikuatkan dengan lirik-lirik lagunya yang menunjukkan betapa mereka kebingungan memutuskan sesuatu dalam proses mereka bertumbuh dewasa. Seperti yang tertuang dalam lagu Some Things Never Change by Olaf dan Ana. Lalu di lagu When I am older by Olaf, dengan humor 'Samantha' nya yang viral. Juga ada Lost in the Wood nya Kristoff dan The Next Right Thing nya Ana. Sedangkan lagu Aurora, Into the Unknown dan Show Yourself yang dibawakan Elsa mengikuti alur cerita berikutnya tentang pencarian asal muasal kekuatan dalam dirinya, dan kisah masa lalu kerajaan Arendelle yang kelam. Yang mau tahu lirik lagu beserta artinya tinggal klik di judul lagu di atas ya.

Ceritanya poinnya memang tentang dua hal itu. Tapi dialognya enak didengarkan, humornya receh dan segar, kostumnya bagus, bahkan 'pertarungannya' pun keren. Menemani anak cantik nonton lagi dan lagi (lewat flashdisk) pun hayuk aja lah😁. Sayangnya nih ya, menurut saya lagu-lagunya nggak ear-catching. Beda dengan 'let it go' yang langsung ramah anak, Frozen 2 lagunya cenderung tidak 'fun'. Jadi yang paling diingat ya bukan lirik lagunya tapi intro aa...aaa... Sebelum lagu Into The Unknown, alias suara panggilan para roh suci. Balik lagi mungkin karena faktor bertumbuh dewasa itu😁

Rabu, 10 April 2019

Shazam! Ada Pahlawan di Setiap Insan

Beberapa kali lihat trailer Shazam! Di IG rasanya kok nggak menarik sama sekali ya. Semacam Aladdin yang lebay, gitu. Karena yang ditampilkan kan anak kecil bersama semacam superhero yang sepertinya 'kemayu'. Aku memang tidak mengenal superhero yang satu ini sebagai bagian dari DC Hero. Suatu hari, suami mengajak untuk nonton film ini karena katanya cocok untuk anak-anak. Okkkayyyy... Kalau untuk anak-anak, why not? Anggap aja refreshing lah.
Masuk ruang bioskop telat tiga menit karena kami memutuskan untuk sholat ashar dulu daripada nanti kesorean kalau nunggu film bubar, itupun kalau nggak keburu maghrib, kan eman. Masih dapat adegan awal, sedikit yang nuansanya 'gelap' seperti beberapa film superheronya DC yang lain. Eh, ternyata itu hanya pembukaannya saja yang gitu. Selanjutnya film ini super kocak. Dibintangi oleh Zachary Levy (yang kuingat sebagai pengisi suara Eugene di film Tangled) sebagai pemeran Shazam, film ini sungguh menghibur. Tidak sia-sia sungguh ketika aku memutuskan untuk menemani anak-anak nonton. Film ini genre nya anak-anak banget nget nget. Dialognya ringan, adegannya mudah dicerna, aman dari adegan romantis pula. Anakku yang umur 3 tahun aja ngekek terus meski mungkin tidak tahu jalan ceritanya. Kalau kakaknya karena sudah bisa baca, lebih bisa menangkap pesan dari film itu. Tentang arti sebuah keluarga, tentang sikap berteman, tentang menghadapi para perundung dan tentang kebaikan hati. Penasaran? Tonton deh, mumpung masih tayang di bioskop. Jangan lupa tonton sampe akhir banget ya, karena ada dua adegan tambahan setelah credit😁

Senin, 10 Agustus 2015

Mission Impossible 5: Rogue Nation

Yang belum nonton, ayo buruan...
Masih berkisah tentang Agent Ethan Hunt yang hendak memberantas sindikat teroris pimpinan Solomon Lane, yang melibatkan kegiatan petualangan yang mendebarkan sekaligus kocak bersama kawan-kawannya, Agen Dunn, Agen Faust, dkk.
Yang menyenangkan dari film Mission Impossible kali ini adalah, tidak hanya action yang dikedepankan, tapi juga humor yang hampir ada di seluruh adegan, tanpa hendak menonjolkan bahwa itu adegan lucu, tapi tetap saja mengundang tawa. Dan lebih menyenangkan lagi, tak ada adegan ranjang dalam film ini, meski adegan buka bajunya tetap disisipkan sih. Tapi so far, ngajak anak yang belum terlalu gede untuk menonton film ini tak terlalu membebani hati lah^_^